SOLUSI CERDAS TERPERCAYA Jadilah cahaya. Jadilah binar dalam gelap. Jadilah inspirasi yang membuat perbedaan besar

Credit Union Kridha Rahardja

Credit Union Wilayah Jawa Tengah

Selamat Datang Di Credit Union Kridha Rahardja


Kami merupakan CU yang memberikan pelayanan di wilayah Jawa Tengah sejak 2017

Informasi Umum

No. Badan Hukum: 006335/BH/M.KUKM.2/XI/2017
Tanggal Berdiri: 1 April 2017
Tanggal Bergabung: 6 April 2017

Email: [email protected]
Website: www.cukridha.org

Alamat:
Jl. Slamet Riyadi No. 12 Bawen Jawa Tengah

Deskripsi Credit Union Kridha Rahardja

Deskripsi umum mengenai Credit Union Kridha Rahardja

MISI KRIDHA RAHARDJA

Meningkatkan Kualitas Hidup Anggota Melalui Pemberdayaan Berbasis Komunitas dan Pelayanan Keuangan yang Bermutu.


  1. Meningkatkan Kualitas hidup: mendorong perubahan kualitas hidup anggota agar menjadi lebih baik secara moral maupun fisik.
  2. Melalui Pemberdayaan: Mengedepankan pendidikan dan pelatihan serta pendampingan kepada anggota.
  3. Berbasis komunitas: mengutamakan kelompok dalam komunitas anggota.
  4. Pelayanan Keuangan yang bermutu: memberikan pelayanan keuangan yang bertanggung jawab.

VISI KRIDHA RAHARDJA

Menjadi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang Aman, Terpercaya dan Berkelanjutan di Jawa tengah dan Yogyakarta.


NILAI_NILAI
“Handarbeni, Hangrungkebi dan Mulat Sarira Hangrasa Wani”.

  • Handarbeni artinya ikut memiliki. Kata ini bermakna terhadap tugas tanggung jawab anggota sebagai pemilik CU Kridha Rahardja, bahwa keberlangsungan CU Kridha Rahardja tergantung pada anggota sebagai pemilik melaksanakan kewajibannya secara bertanggung jawab dan tidak setengah hati. Merasa ikut memiliki
  • Hangrungkebi. artinya ikut melindungi. Kata ini bermakna bahwa setiap anggota sebagai pemilik siap berkorban, melindungi dan mengamankan CU Kridha Rahardja. Wajib ikut melindungi
  • Mulat Sarira Hangrasa Wani. artinya berani instropeksi. Mulat artinya waspada, Sarira artinya badan atau tubuh, Hangrasa artinya sedang merasakan Wani artinya adalah berani. Kata ini bermakna bahwa setiap anggota dan pengelola harus bersedia melakukan introspeksi, berani mengakui kekurangan diri, sehingga ditemukan cara memperbaikinya dengan tepat dan cepat. Harus mampu mawas diri sebelum melangkah.